Aturan Penyimpanan di Kulkas yang Benar agar Makanan Tahan Lama




Agar makanan tahan lama, Anda harus menyimpannya dengan cara yang benar. Salah satu cara penyimpanan yang paling banyak dilakukan adalah dengan memasukkannya ke dalam kulkas. Eh, tak asal simpan, ya! Ada aturan penyimpanan yang harus Anda ikuti agar bahan makanan yang disimpan bisa bertahan lama. Bagaimana aturannya?

1. Perhatikan Suhu

Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika menyimpan makanan di dalam kulkas agar tahan lama adalah suhunya. Penting untuk memastikan bahwa suhu di kulkas setidaknya minus 5 derajat celcius atau lebih rendah. Tujuannya tentu saja agar menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya pada makanan yang disimpan.

Anda bisa menggunakan termometer kulkas untuk menentukan suhu yang tepat dan periksa dengan rutin suhunya setidaknya seminggu sekali pada pagi hari. Untuk menjaga suhu kulkas agar tetap stabil, ada baiknya Anda memastikan pintu kulkas selalu tertutup rapat. Jangan pula membuka pintu kulkas terlalu lama.

Selain itu, ada baiknya Anda tidak menyimpan makanan terlalu penuh karena itu bisa menghambat sirkulasi udara di dalanmnya. Akibatnya, makanan justru mudah tak segar dan mudah basi. Jika terlanjur penuh, turunkan saja suhunya untuk menjaga suhu di dalam agar tetap dingin.

Satu lagi, jangan pernah secara langsung menyimpan makanan panas atau makanan yang baru dipanaskan ke dalam kulkas. Ini akan merusak suhu kulkas dan membuat pemakaian listrik membengkak. Ada baiknya, tunggulah sampai makanan atau minuman itu memiliki suhu ruang.

2. Simpan Makanan Sesuai Jenisnya

Aturan selanjutnya dalam menyimpan makanan di kulkas agar makanan tahan lama adalah simpan sesuai jenisnya. Jangan mencampur antara satu jenis bahan makanan dengan jenis lain. Misal, simpanlah keju, yogurt, daging matang dan sisa makanan di rak bagian atas dan tengah. Sementara sayur dan buah letakkan di bagian bawah.

Untuk daging mentah, ikan dan unggas, ada baiknya simpan di dalam wadah tertutup lebih dulu dan masukkan ke dalam freezer. Khusus untuk telur, ada baiknya Anda tidak menyimpannya di balik pintu kulkas meski di sana sudah disediakan tempat penyimpanannya. Kenapa?

Sebab, sebenarnya cara ini malah membuat telur lebih cepat busuk karena pintu kulkas lebih sering dibuka tutup sepanjang hari. Ini membuat telur mengalami perubahan suhu ketika pintu dibuka dan ditutup. Oleh sebab itu, bila mau telur lebih segar dan tahan lama, taruhlah di bagian dalam kulkas di mana suhunya lebih stabil.

3. Bersihkan Kulkas Secara Teratur

Bersihkanlah kulkas secara teratur terutama di bagian pegangan, rak dan kompartemen penyimpanan agar kulkas tetap bersih dan baik untuk makanan yang disinpan di dalamnya. Sebelum membersihkan, ada baiknya Anda mengeluarkan semua makanan dan minuman dari dalam kulkas.
Cuci semua permukaan secara menyeluruh dengan cairan khusus dan bilas hingga bersih. Pastikan Anda mengeringkan semua bagian kulkas dengan kain bersih lebih dulu sebelum Anda memasukkan kembali makanan yang disimpan ke dalamnya.

Jangan pernah menggunakan produk pembersih yang bisa merusak kulkas Anda. Satu lagi, sekali dalam seminggu, ada baiknya Anda memeriksa kulkas Anda dan pastikan bahwa tidak ada makanan atau minuman kadaluwarsa di dalam kulkas.

Nah, itulah aturan penyimpanan makanan dan minuman di kulkas yang benar agar makanan tahan lama. Dengan cara ini, Anda bisa menyimpan makanan di kulkas lebih lama dan tidak perlu sering-sering ke pasar untuk membeli kebutuhan dapur. Anda juga bisa lebih hemat tentunya karena bahan makanan tak mudah rusak.